Pringsewu,Nusantara Online.id – 3 November 2021.Pemerintah Kabupaten Pringsewu Melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) terus gencar melakukan perbaikan Infrastruktur.

Namun sangat disayangkan,Pasalnya,pembangunan peningkatan jalan lingkungan Dusun Pagar Alam, Pekon Pardasuka Induk, Kecamatan Pardasuka,diduga siluman dan pengerjaannya pula asal jadi.

“Pihak kontraktor atau rekanan secara sengaja tak memasang plang proyek agar anggaran nama CV Atau PT tak diketahui oleh masyarakat.”ucap warga setempat yang namanya enggan disebutkan satu persatu.

“Kan aneh,plang proyeknya disimpan didalam mobil enggak mau dipasang,ini jadi tanda tanya besar.”ungkapnya kesal.

Untuk diketahui,pembangunan jalan Hotmix sepanjang 365 meter tersebut ketebalan bervariasi tak sesuai pada RAB nya aspal tipis diperkirakan cuman 1 cm ketebalanya.nampak titik badan jalan bergelombang serta miring dan tidak rata”.

Kepada Wartawan Riki Pihak Konsultan
Berujar pembangunan peningkatan jalan hotmix yang baru saja dikerjakan memang belum dipasang plang informasi.

“Ada mas plangnya tapi masih didalam mobil.belum dipasang,”timpal dia.

Namun sayangnya dirinya tak menjelaskan berapa anggaran dan panjang pembangunan jalan hot mix tersebut.Dirinya (Riki_red)hanya menyebut ketebalan jalan yang baru dibangun itu,cuman 2 centi meter.”ucapnya dengan nada takut.

Ditempat yang sama,sejumlah masyarakat meminta bupati mengevaluasi pembangunan yang beralamat didusun pagar alam dipekon pardasuka induk.pengerjaannya asal jadi dan amburadul.

“kami minta pak bupati menegur pihak kontraktor nakal yang mencari keuntungan semata,boleh saja mencari keuntungan besar tapi pembangunan harus berkualitas,kata dia,ini sebaliknya ketebalnnya cuman 1 cm variasi.saya menilai pembangunan ini cuman buang-buang anggaran dan yang merugi Negara dan masyarakat.

Apalagi Diera keterbukaan informasi saat ini, tidak sepatutnya masih ada para pihak yang tidak transparan dalam melaksanakan kegiatan, terlebih dalam pelaksanaanya mengunakan anggaran keuangan negara. yang kewajiban memasang plang papan nama tersebut tertuang dalam peraturan Presiden ( Perpres ) No.54. tahun 2010 dan Perpres tahun No.70. tahun 2012 selain itu ada permen PU No.12 tahun 2014 tentang pembangunan drainase kota,Infra struktur jalan dan proyek irigasi.Regulasi ini mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiayai oleh Negara wajib memasang papan nama Proyek.

“Sekecil apapun pembangunan mengunakan uang negara hukumnya wajib transparan.”pungkasnya.(Kro/Yumni)