Nusantara-online.id,Subang,- Ormas DPP Kujang Padjajaran Nusantara (KPN) Jawa Barat melaporkan salah seorang oknum Karyawan PT.Mandala Cabang Subang,Terkait dugaan penghinaan pelecehan kepada Ketum Ormas KPN Yogaswara Firdaus,.S.Pd.

Sebelumnya,Salah seorang oknum Karyawan PT Mandala Finance Cabang Subang,Ujang Alias Uje terlibat dugaan tipu gelap Uang Pelunasan BPKB Kendaraan Sepeda Motor milik Deden Setiawan Warga Desa Marga Sari Kecamatan Dauwan (Deden) melaporkan persoalan ini ke ormas kujang padjajaran nusantara (KPN).

“Begini Statement Ujang Alias Uje Kepada Awak Media.Kujang Padjadjaran di ketuai oleh siapa sih! Yoga ya ? Rumahnya dimana?jangan se-enaknya aja buat laporan, dia sekolah lulusan apa? Kalau dia punya pendidikan harusnya jeli”.ucap Ujang dengan nada menantang.

Tak terima dengan Statament seorang Oknum Karyawan Mandala Finance.Ketum ormas DPP KPN Yogaswara Firdaus Akhirnya melaporkan dugaan penghinaan dan pelecehan tersebut dikantor Divisi Hukum Ormas KPN,pada Kamis (10/08) Kemarin.

“Karena ini merupakan sebuah penghinaan kepada Organisasi,maksudnya apa Sang Oknum berujar demi kian,”ucap Yoga.

Yoga menambahkan bahwa seorang oknum Mandala yang bernama Ujang alias Uje sebelum nya diduga telah terlibat tipu gelap uang konsumen dan ada korbannya.namun ujang alias uje masih berkeliaran diwilayah kabupaten subang.

“(ujang) ini adalah salah satu dari Oknum Karyawan Mandala finance yang terlibat dalam kasus dugaan tipu gelap uang nasabah, dirinya berstatmen pada awak media hanya pembenaran pribadi, tanpa dia sadari ucapan nya itu bukan hanya menghina pribadi namun membawa nama organisasi membuat berdalih pembenaran dirinya menyampaikan penghinaan yang di anggap melecehkan, akibat ulahnya, oknum karyawan Mandala (uje) dinilai membuat kegaduhan di dalam keluarga besar Ormas Kujang Padjadjaran Nusantara anggota ormas, Untuk itu kita meminta agar divisi hukum Kujang Padjadjaran Nusantara segera bertindak untuk memproses jalur hukum.

Ditempat yang sama, Ketua Divisi Hukum Ormas Kujang Padjadjaran Nusantara, DR (C) D. Praboe Efendi S.H M.H, mengatakan akan memberikan efek jera kepada oknum yang hanya besar omong tapi kosong.

“Oknum seperti itu hanya besar omong tapi kosong, mengapa oknum itu saya katakan seperti itu karena ucapannya terlalu besar namun tidak mengetahui arti dari dampak ucapannya, menurutnya ucapan itu sepele namun saat ucapan seperti itu dikatakan kepada seorang ketua umum dari organisasi masyarakat, yang notabene nya seorang pemimpin yang menjadi panutan dari para anggotanya, saat itu lah ucapan itu akan menjadi permasalahan karena bukan hanya pribadi namun menyingung seluruh jajaran anggota ormas tersebut,”Pungkas Praboe.

Mendengar kabar demikian seluruh Anggota Oramas Kujang Padjajaran Nusantara (KPN) akan menemui Salah seorang Oknum Karyawan PT.Mandala Cabang Subang,kekantornya. (Wan).