Nusantara-online.id,- Romiolloh (14), anak penderita kelainan darah merah atau istilah medis disebut Thalasemia, membutuhkan uluran tangan kalangan dermawan dan pemerintah.

Anak yang malang itu tinggal di RT 003/001 Desa Tengkujuh Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, merupakan anak ke empat dari lima bersaudara pasangan suami – istri Ronny dan Junaini.

Orang tua dari Romiolloh ini, hanyalah keluarga prasejahtera yang kesehariannya sebagai pekerja serabutan.

Ayah Romi bernama Ronny mengatakan, sakit yang diderita anaknya itu sudah 14 tahun. Dia harus bolak balik transfusi darah setiap bulan ke rumah sakit.

“Transfusi darahnya sudah lebih puluhan kali dalam beberapa tahun ini, kadang tiga bulan bisa satu kali transfusi darah,” katanya pada media ini, dikediamannya pada hari senin 25/09/2023.

Ia menambahkan, perjuangan untuk kesembuhan sang anaknya itu, dirinya harus rela bolak balik ke rumah sakit demi kesembuhan sakit anaknya,”tambahnya

Saat media ini mengkonfirmasi kelanjutan pengobatan Romi, orang tuanya Ronny mengeluhkan bahwa untuk saat ini Romi seharusnya sudah waktunya transfusi darah, dengan tetapi terhambatnya masalah BPJS dan biaya keseharian di rumah sakit.

” Kami sangat membutuhkan uluran tangan, mungkin dulu kami masih sanggup dengan keaadaan ekonomi masih berkecukupan, tapi saat ini kami sudah sangat minim bila membicarakan ekonomi, buat makan keseharian saja syukur,”ucapnya Ronny sambil menatap anaknya yang sedang memperjuangkan kesembuhan penyakit yang di deritanya.

“Semoga saja ada orang baik yang bisa membantu pengobatan anak kami (Romiolloh),”harapnya

Ronny orang tua Romiolloh menceritakan, sebelumnya di vonis dokter, anaknya memderita kelainan darah merah atau Thalasemia, awalnya Romi hanya demam panas tinggi. Pihak keluarga menganggap demam itu biasa – biasa saja seperti anak pada umumnya.

“Dan setelah sembuh demam, lantas kambuh lagi. Maka Romiolloh (14) kami bawa kerumah sakit Bob Bazar Kalianda . Setelah dilakukan analisa, dokter menyatakan anak kami ini memiliki kelainan darah merah, lalu Romi sempat dirawat RSUD Bob Bazar. Setelah selang berapa hari belum ada perubahan hasil kesembuhan penyakit yang dideritanya, Romi harus di rujuk ke RS daerah Bandar Lampung.

Pihak RS daerah Bandar Lampung juga memvonis hasil yang sama, setelah itu dilakukan transfusi darah, barulah Romi anak kami berangsur pulih dan wajahnya terlihat segar kembali.

Untuk saat ini kata Ronny dan keluarganya bingung bila anaknya kembali kambuh sakitnya, bukan tidak mau untuk berobat sana sini tapi mau bagaimana lagi, untuk saat ini Perekonomiannya saja sangat minim, buat makan dengan keluarga aja bersyukur.(FH)