Bandar Lampung,-Puluhan Masyarakat di kelurahan campang raya kecamatan suka bumi,kota bandar lampung keluhkan dugaan polusi udara dampak dari armada Dum Truck angkutan pupuk yang melintas dipemukiman masyarakat selama kurang lebih satu tahun lamanya.

Hal demikian dikeluhkan puluhan masyarakat,dampak  polusinya sudah keterlaluan sudah sangat meresahkan,”kata warga campang raya,Sunarta selaku perwakilan masyarakat.

“Yang jelas warga sudah resah,dengan armada angkutan perusahaan CV.organik,”ungkapnya.

Ada sebanyak kurang lebih Delapan puluh masyarakat sudah menandatangani surat pernyataan ketidak nyamanan atas dampak polusi udara CV. organik.

Terkait keluhan masyarakat LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) distrik kota bandar Lampung meninjau ke lokasi perusahaan guna mengecek kebenaran atas laporan puluhan masyarakat di kelurahan campang raya pada Jum’at 27 Oktober 2023.

Dalam tinjauan ke lokasi perusahaan,LSM GMBI di dampingi oleh RT 006 dan Kepala Lingkungan LK ll selaku pihak kepemerintahan kelurahan setempat.

LSM GMBI distrik kota bandar Lampung saat di dalam lokasi perusahaan CV. organik bersama beberapa anggotanya,Yuniarti mengatakan dampak polusi udara yang di produksi CV organik sudah mengancam kesehatan masyarakat.

Menurutnya debu yang di sebabkan perusahaan tersebut merupakan debu halus dan di samping itu masyarakat tidak di berikan masker dalam tindak pencegahan oleh pihak CV sangat di sayangkan.

Lanjut Yuniarti dalam hal laporan masyarakat ini LSM GMBI akan menindak lanjuti apa yg menjadi keluhan masyarakat sesuai ketentuan dan aturan yang ada dan meminta pihak pemerintah kelurahan segera memanggil pihak perusahaan.

Terkait hal itu,yang dapat memangil dan yang mempunyai kewenagan adalah pak lurah.”ujar dia.

Sampai berita ini diturunkan pihak perusahaan belum dapat dikonfirmasi.(Feki)