Way Kanan,Nusantara-online.id,-Keluhan masyarakat Way Kanan tentang Bantuan Pangan berupa Beras 10 kg dari Bulog yang merupakan Program Presiden Jokowi semakin nyata adanya, dimana menurut data yang didapat awak media ada beberapa yang kejanggalan dari data yang ada di Kampung-kampung, minggu (11/02/2024).

Menurut beberapa aparatur kampung, data penerima bantuan pangan tersebut di dapat dari Dinas.

“Data kami terima dari dinas bang, jadi kami hanya membagikan saja sesuai data yang ada itu.” ujar salah satu aparatur yang dirinya meminta agar namanya tak disebut di media.

Sementara itu salah seorang penerima bantuan di tahun 2023 berinisial I (37 thn) mengatakan bahwa dirinya di tahun 2024 ini tidak mendapatkan bantuan beras tersebut, hal ini menimbulkan kecemburuan sosial di masyarakat.

“Katanya nama saya gak ada di data dinas, makanya saya gak dibagi, cuma saya heran ada juga yang datanya gak ada di dinas tapi dapat bantuan tersebut.” ungkap I kepada awak media.

Dirinya pun menunjukan data salah satu kampung dimana ketika dicek awak media memang betul data tersebut tidak terdaftar di Dinas, akan tetapi orang tersebut mendapatkan bantuan beras tersebut.

program Pemerintah Pusat yang diperuntukan mengentaskan kemiskinan masyarakat, dimana program yang di mulai tahun 2023 tersebut, banyak masyarakat di tahun 2024 ini tidak mendapatkannya.

Bahkan ada juga yang terlihat jelas tidak ada pekerjaan tetap dan rumah tempat tinggal warga tersebut masih kurang layak tidak juga mendapat bantuan Cadangan Pangan Beras (CPB).

Masyarakat meminta agar Aparat Pebegak Hukum (APH) segera menindak oknum-oknum nakal yang memanfaatkan bantuan beras tersebut untuk kepentingan pribadinya.

(Tim)